Pokok Pikiran

Setelah 17 tahun melanglang dunia, 4 tahun lalu saya memutuskan pulang kampung ke Klirong. Sejak itu, saya punya banyak kesempatan untuk berkeliling ke berbagai sudut dan pelosok Kebumen, Banjarnegara dan Purbalingga. Saya berbicara dengan semua lapisan masyarakat, mendengarkan keluh kesah mereka sekaligus bertukar pikiran dengan mereka.

Berbagai diskusi dan tukar ide tersebut mengerucut pada beberapa pokok pikiran pembangunan daerah yang ingin saya bantu wujudkan. Pokok-pokok pikiran ini bukan sebatas ide yang masih di awan-awang. Pokok-pokok pikiran ini sudah saya terapkan dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat yang saya inisiasi dalam kapasitas sebagai warga masyarakat biasa. Sebagian program itu sudah jalan dan berlari. Sebagian lagi baru belajar merangkat.

1. Pembangunan Berbasis Potensi Daerah

Setiap daerah mempunyai karateristik dan potensi yang berbeda-beda. Saya percaya bahwa pembangunan daerah yang terencana secara jangka panjang dengan mengoptimalkan potensi daerah dapat mengurangi kesenjangan ekonomi antara Pusat dan Daerah.

2. Pulang Kampung Bangun Daerah

Daerah membutuhkan orang-orang muda yang energik, visioner dan tahan banting untuk maju. Saya ingin menjadi contoh bahwa kita harus berani pulang kampung membangun daerah ketika kita sedang di puncak karir, bukan ketika sudah pensiun.

3. UMKM Berbasis Teknologi

Pemanfaatan teknologi dari tahap awal (ide) sampai akhir (pemasaran dan purna jual) dapat membantu UMKM daerah untuk bersaing dengan perusahaan nasional maupun internasional. Secara khusus, pemanfaatan teknologi informasi dapat menjadi sumber ilmu tanpa batas sekaligus pasar produk yang sangat besar tanpa memerlukan biaya dan infrastruktur yang mahal.

4. Kekayaan Pariwisata dan Budaya

Salah satu aset terbesar Indonesia adalah kekayaan pariwisata dan budaya kita yang apabila dikelola dan dikembangkan dengan baik bisa menjadi sumber pendapatan asli daerah yang signifikan. Tidak hanya itu, pelestarian budaya juga merupakan salah satu indikator dari indeks kebahagian sebuah negara.

Jadilah teman saya!

Pembangunan daerah bukan lah kerja mudah yang bisa dilakukan oleh satu lembaga/institusi. Apalagi oleh orang per orang. Pembangunan daerah adalah sebuah kerja bersama yang membutuhkan sinergi dari semua komponen masyarakat: birokrat, legislator, cendekia, pengusaha, pemuka agama dan masyarakat biasa.

Saya sudah memainkan peran saya sebagai masyarakat biasa. Saya percaya saya bisa berkontribusi lebih sebagai anggota legislatif.

Saya mohon doa restu nya. Saya mohon dukungan teman-teman semua. Dan jadilah teman perjuangan saya. Insyaallah, dengan bantuan teman-teman semua, perjuangan saya akan berhasil.